CARA MEMBEDAKAN LAPAR FISIK dan LAPAR PALSU


Cara membedakan lapar fisik dan lapar palsu.

Cara ini memang cukup menantang bagi mereka yang sudah terlalu lama mengabaikan sinyal tubuh.

cara membedakan lapar fisik dan lapar palsuJangan kecil hati dulu! Sangat wajar bagi mereka yang belum bisa kenali lapar fisik.  Sejak usia dini, keterkaitan emosi dengan alasan makan memang erat sekali.  Saat kita menangis dulu, kita sering dihibur dengan makanan.  Saat naik kelas, kita rayakan dengan makanan.  Saat ingin eskrim kita diancam dulu untuk habiskan makanan.  PERASAAN dan MAKANAN ini memang sudah sangat melekat dalam kehidupan masyarakat umum.

Banyak yang tidak sempat merasakan LAPAR FISIK akibat belum sempat lapar sudah makan. Tidak lain ini disebabkan tersedianya makanan sepanjang waktu.  Ada toples, lemari es, bahkan pesan antar yang sangat memudahkan.

Nah untuk kembali mengenali cara membedakan lapar fisik dan lapar palsu, coba ikuti latihan berikut ini :

 

CARA KENALI LAPAR FISIK :

  •  setelah anda yakin tidak ada masalah kesehatan, coba biarkan anda tahan makan untuk beberapa saat.
  • Tetaplah beri perhatian pada tubuh anda, karena tidak lapar dengan tidak merasa lapar itu sesuatu yang berbeda.  Tidak merasa lapar, biasanya hanya mewakili pikiran penuh anda.
  • Ketika beberapa jam tidak ada makanan yang masuk, apa yang terasa di tubuh anda? Ada bunyi diperut, rasa kosong di perut, pusing, sulit konsentrasi, panas ditubuh, gemetar atau apa.  Hati hati, apabila sinyal tubuh ini sudah terasa mengganggu, bisa jadi anda sudah melampaui titik lapar fisik dan ini bisa akibatkan dua hal yang jauh berbeda : ANDA MAKAN KEBABLASAN atau malah MALAS MAKAN.
  • Ketika sudah mulai hafal sinyal lapar fisik anda, pastikan anda tidak terlambat.  Begitu terasa sinyalnya, makanlah.
  • Catatlah jam berapa saja sinyal ini datang, dan apa reaksi tubuh yang terjadi pada anda.

 

CARA KENALI LAPAR PALSU :

  • Apabila anda ingin makan padahal tanda tanda diatas ( lapar fisik ) tidak ada, tidak perlu berkecil hati.  Ingatlah, anda sedang belajar.
  • Catatlah waktunya, kapan saja peristiwa itu terjadi
  • Apa yang memicu anda makan?  Kenali suasana hati saat itu.  Apakah sebetulnya anda bosan, sedang kecewa, stres atau apa? Catatlah.
  • Apabila anda tergoda dengan tampilan atau aromanya, kembali kesuasana hati.  Apa yang sebabkan anda ingin memuaskan diri dengan makanan?
  • Apa yang ingin anda makan? Catatlah.
  • Ketika anda putuskan makan, berapa banyak anda makan? Dan cermati apa rasanya setelah anda makan? Benarkah perasaan dan pikiran andapun terselesaikan?
  • Cermati, catat dan kenali polanya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *