Makan Perlahan datangkan Kepuasan


Memang sulit untuk mengetahui LAPAR FISIK itu seperti apa seandainya perut selalu terisi.

 

mindful eating 2806Ibarat thermostat, perut yang terisi itu menempati angka yang tertinggi dan penuh.

Bayangkan jika angka thermostat itu turun menyertai perut anda yang semakin membutuhkan enerji dan minta diisi lagi. Di level manakah biasanya angka yang menunjukkan anda mulai lapar dan tubuh anda mengeluarkan alarm atau sinyal tertentu yang mungkin membuat anda sadar dan mulai tidak nyaman.

 

Sebaliknya, bayangkan thermostat anda ada dibawah angka tengah, lalu anda naikan perlahan. Apa alasan anda sudahi makan anda? Penuhi jumlah yang dimakan, atau mendapatkan sensasi kepuasan makan?

 

Mereka yang belajar melangsing, mulai belajar mengganti ‘mindset’ MAKAN YANG BANYAK menjadi MAKAN DENGAN PUAS .

Artinya, puas makan bukan berarti harus banyak.

 

John Kabat-Zinn mengatakan, ada beberapa hal yang bisa munculkan rasa puas Makan :

 

  1. SINYAL yang memberi tau bahwa TUBUH SUDAH CUKUP (=bukan KENYANG).  Sinyal ini datang dari lambung melalui saraf vagus yang menginformasikan kepada otak tentang makanan yang dicerna dan makanan yang telah dicerna.
  2. SINYAL dari NUTRISI yang diserap dalam aliran darah, termasuk glukosa, lemak, asam amino dan partikel protein.
  3. HORMON yang dilepaskan oleh usus kecil dan pakreas saat makanan terabsorbsi. Hormon yang dimaksud antara lain Cholecystokinin, insulin dan glikagon.
  4. SEL LEMAK yang mengeluarkan Leptin yang berfungsi untuk hilangkan rasa lapar.

 

 

PROSES MUNCULNYA KEPUASAN DALAM MAKAN ADALAH SEBAGAI BERIKUT :

  1. Ketika Makanan dikunyah dengan perlahan dan mindful, maka enzym yang ada pada saliva di mulut akan bekerja dengan sempurna untuk mengabsorb makanan.
  2. Proses makan yang pelahan akan memberi kesempatan makanan masuk ke usus kecil dengan tenang dan akhirnya usus kecilpun juga lepaskan HORMON seperti cholecystokinin, insulin dan glikagon lebih awal. Hormon ini juga miliki andil dalam memberikan kepuasan tubuh.
  3. Makan perlahan juga memberi kesempatan nutrisi dapat masuk kedalam aliran darah lebih sempurna sehingga sinyal yang menginformasikan kecukupan dan kepuasan atas glukosa , lemak, asam amino dan partikel protein pun hadir lebih awal.
  4. Kepuasan atas sel lemak juga akan hadirkan LEPTIN lebih awal. Leptin adalah hormon yang hilangkan rasa lapar.

 

Saat kita mengunyah lebih lama dan makanan menjadi halus, maka nuttrisi akan terabsorbsi lebih mudah. Sesampainya makanan itu di usus kecil, maka hormon yang keluar akan menginformasikan otak dan mengatakan : “ SAYA SUDAH CUKUP, MULAILAH BERHENTI MAKAN!”.

secara keseluruhan, proses ini membutuhkan waktu sekitar 15-20menit mulai dari makan.

Itulah sebabnya kalau kita makan terlalu cepat, maka kita akan merasakan sakit perut beberapa waktu setelah makanan habis.

 

Makan dengan tergesa-gesa menyebabkan makanan tidak terabsorbsi degan baik, dan akhirnya sinyal tubuh tidak sempat menangkap kepuasan.

Itu sebabnya seseoang baru berhenti makan saat piringnya habis atau perutnya sudah kepenuhan. Kepuasan orang yang makan tergesa-gesa bukan kepuasan yang sebenarnya. Kepuasan itu semu karena nutrisi tidak diolah dengan selayaknya dan bertentangan dengan fitrah atau peran naturalnya.

 

 

Percayalah, Tubuh kita didesain untuk MAKAN DENGAN TENANG.

 

Semakin tenang, tubuh akan bekerja lebih nyaman, dan organ semakin terpelihara.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *