Kelebihan 30% Karena Mindless Eating


Kelebihan 30% Karena Mindless Eating

 

Mungkin‘Mindless eating’ (makan diluar kesadaran) miliki kontribusi sebagai penyebab membesarnya lingkar pinggang manusia di seluruh dunia.  Untuk itu, sekarang banyak dilakukan penelitian tentang ‘mindful eating’ yang lebih focus pada pengontrolan berat badan untuk membantu memperbaiki hubungan yang lebih baik dengan makanan.

Sebuah ulasan ilmiah yang dilakukan di Amerika menemukan bahwa, orang yang diberikan bungkusan makanan cukup besar, porsi makanan di restoran yang besar, atau piring dan mangkuk dengan ukuran besar , mereka akan makan dengan rata-rata 30% lebih banyak di kesempatan itu, disbanding mereka yang disiapkan dengan porsi yang normal. 

 mindful-eating

Menariknya, saat ditanya, 70% dari responden mengaku bahwa mereka makan dengan porsi yang sama saja dengan yang biasa mereka makan.  Dan saat ditanya apakah mereka terpengaruh oleh bentuk bungkusan, porsi atau ukuran piring; 94% dari mereka percaya sekali bahwa mengatakan tidak terpengaruh. Untuk itu, terbukti bahwasanya factor eksternal bisa mempengaruhi orang untuk makan secara mindless ( diluarkesadaran ).

Demikian juga, ada penelitian yang ditemukan, bahwasanya makan pada saat pikiran terganggu dengan hal lain akan membuat seseorang makan dengan mindless.  Contohnya, sambil nonton tv atau sambil bermain game di komputer.   

 

Hal ini menyebabkan seseorang menjadi tidak bisa mengamati rasa, tekstur dan perubahannya, bahkan perubahan penampilan dari makanan itu. Akibatnya, orang jadi tidak peka atas sinyal “cukup” untuk bisa berhenti sebelum kenyang. Makan yang perhatiannya teralihkan seperti ini membuat seseorang tidak sadar atas apa yang dimakan.

Dan hal ini bisa menyebabkan ia makan terus menerus tanpa sadar.

 

Sebaliknya, apabila seseorang makan dengan sadar dan penuh perhatian atas semua yang ia makan (mindful eating), maka ia justru bisa terhindar dari makan berlebihan. Mindful eating akan membuat seseorang mudah menemukan kepuasan di setiap suapan.

Mindfulness adalah bagaimana dengan sengaja memberikan perhatian pada apa yang dilakukan saat ini, tanpa menghakimi.

 

Mindful eating adalah, bagaimana kita makan dengan sadar dan penuh perhatian. Yaitu dengan cara; focus pada sensori makanan seperti rasa, bau dan tekstur.  Tau betul bagaimana responter hadap apa bagian makanan yang disukai dan tidak disukai, dan memperhatikan sinyal lapar dan dan isyarat kenyang internal. 

Mindful eating mendorong tubuh untuk bisa memilih makanan yang paling bermanfaat bagi dirinya. Baik dalam sisi kepuasan, kenikmatan maupun pemenuhan gizi.

Source:

<http://www.eufic.org/article/en/page/FTARCHIVE/artid/mindless_to_mindful_eating/>

<http://eab.sagepub.com/content/39/1/106>

<http://pittsburgh.cbslocal.com/2013/11/06/researchers-studying-what-influences-our-mindless-eating-habits/>

<http://thecenterformindfuleating.org/research>

<http://www.mindfuleatinghk.com/wp-content/uploads/2011/01/Daubenmier-Mindfulness-Stress-Eating.pdf>

<http://www.mindfuleatinghk.com/wp-content/uploads/2011/01/Tapper-Mindfulness-Wt-loss-for-women-08.pdf>

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *