Bernas : Hargailah setiap pencapaian walau itu hanya selangkah


profil nunnyBernas.id – Nunny Hersianna menyebut mottonya dalam menjalani rutinitasnya, yaitu Empowering with Love. Untuk itu, ia sangat meyakini saat melakukan segala sesuatu dengan cinta, pasti akan bahagia dan ikhlas menjalaninya.

 

Bahagia itu bukan sekedar kata sifat. Bahagia itu kata kerja. Bahagia itu DICIPTAKAN dan BAHAGIA itu menular. “Profesi utama saya adalah Trainer, Corporate Coach dan Life Coach. Profesi tersebut digunakan dalam beberapa pekerjaan, baik sebagai Asociate Coach di perusahaan pengembangan sumber daya manusia, mengelola 3 sekolah berjenjang dasar dan menengah, dan memiliki sendiri sebuah perusahaan pengembangan sumber daya manusia yang mengkhususkan bidang ‘slimming & wellbeing’. Sangat baik untuk publik yang ingin turunkan berat badan, tapi tetap makan enak, ataupun program untuk membangun gaya hidup sehat bugar produktif di tempat kerja,” ungkapnya ke Bernas (15/8).

Dikatakannya, untuk pengalaman unik, orang ternyata lebih mengenalnya sebagai Founder dan Coach GOLANGSING karena memang ini usaha yang saya bangun sendiri. “Banyak orang yang menganggap GOLANGSING ini urusan perempuan saja karena menyamakan ini sebagai program diet. Padahal, GOLANGSING adalah sebuah terobosan bagi mereka yang menganggap DIET sebagai sesuatu yang menyiksa dan dijalankan dengan keterpaksaan. GOLANGSING adalah sebuah program dengan pendekatan mendesain ulang cara berpikir seseorang agar ia bisa bahagia melangsing tanpa obat dan produk. Lihat www.golangsing.com,” tukasnya.

Untuk permasalahan yang paling sering dihadapi dalam pekerjaannya, life coach ini menyebut tentang banyaknya kondisi-kondisi masyarakat yang masih perlu diluruskan dalam upaya menurunkan berat badan.

“Secara umum, masyarakat seolah sudah pasrah pada diri sendiri dan cenderug mengikuti cara-cara yang belum tentu dikuasai betul tentang proses yang terjadi pada tubuhnya. DIET itu pada dasarnya baik, itu sebuah pengaturan POLA MAKAN. Sayangnya, mereka hanya ikut-ikutan. Mereka hanya mau yang instan, tanpa menyadari bahwa cara itu belum tentu bisa dijalani sebagai gaya hidup hingga tua nanti. GOLANGSING sebetulnya sebuah program pemberdayaan diri. Kami membantu seseorang untuk lebih sadar dan lebih peduli pada dirinya. LANGSING itu hanya hasil akhirnya saja. Nah, untuk membangun kesadaran masyarakat, memang diperlukan kesabaran, kegigihan dan konsistensi. Ini tantangan saya,” bebernya.

Untuk tantangan ke depan, Corporate Coach ini menjawab tantangannya yang akan sangat menarik dan membahagiakan. “Bayangkan seandainya orang Indonesia makan dengan sadar hingga mereka bisa puas makan, stop sebelum kenyang tanpa harus makan banyak. Pasti kita bisa irit dan bisa ekspor beras lagi. Yang saya lakukan dan ingin lebih kembangkan adalah, bagaimana bisa mengedukasi ini melalui instansi dan komunitas yang lebih luas sehingga dilingkungan ini bisa terbangun budaya SEHAT BUGAR yang sama. Mereka sama-sama menghargai makanan, menghargai tubuh, bergerak aktif lebih banyak; sehingga budaya sehat bugar yang benar akan menular. Untuk korporasi, program saya bernama WORKPLACE WELLNESS alias MEMBANGUN BUDAYA SEHAT BUGAR DI TEMPAT KERJA untuk MENINGKATKAN PERFORMA,”paparnya.

Penyuka hobi di bidang musik ini menjelaskan tentang alasan terus menekuni bidangnya sampai sekarang. Baginya, GOLANGSING merupakan sebuah terobosan bisnis dengan keunikan adanya penerapan ilmu Coaching yang dimiliki. Intinya, semakin bisa membantu orang banyak, semakin cinta. Untuk kebiasaan yang dibangun untuk mendukung pekerjaannya, Hypnoterapist menyebut HABIT IS REPETITION.

 

“Kebiasaan dibangun dari pembiasaan berulang. Saya membantu klien saya untuk mendesain ulang pikirannya sendiri agar lebih sadar dan peduli pada tubuh. Saya juga membantu mereka memisahkan kaitan antara emosi dari keputusan makanan. Saya membantu mereka untuk sadar bahwa manusia itu ditakdirkan untuk banyak bergerak. Setelah mereka sadar, saya membantu mereka dengan program saya untuk membangun kebiasaan dalam melakukannya. Program 28 MINDFULDAYS dari Golangsing membantu membangun kebiasaan ini. Mindful berarti sadar, menikmati, mensyukuri. Di korporasi juga begitu, saya membantu para ‘agen perubahan’ agar dapat menularkan kebiasaan ini dilingkungan kerja,” terangnya.

Founder Golangsing ini memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini. ”Guru saya mengingatkan apabila melakukan sesuatu dan percaya bahwa itu adalah kebenaran, tetaplah konsisten. Hasil akan menyusul selama ikhlas melakukan. Mudah-mudahan pesan guru saya ini juga bisa menginspirasi banyak orang. Untuk saran, sukses itu bukan tujuan terakhir. Sukses itu adalah sebuah proses yang lebih baik dari yang sebelumnya. Bahkan, tidak perlu menganggap diri telah gagal selama kita tidak berhenti mencoba dan memperbaiki. Hargailah setiap pencapaian walau itu selangkah,” katanya.

Lingkungan pun diakuinya memengaruhi hingga menjadi seperti sekarang ini, terutama sosok Ibu. “Ibu saya orang yang sederhana. Beliau mendidik tidak menggunakan kata-kata, tapi dengan mencontohkan. Ibaratnya, kalau sedang datang malas bekerja, saya ingat ibu saya yang berusia 80 tahun masih bekerja sebagai fasilitator . Suami saya orang yang tidak pernah mengeluh atas kondisi yang dihadapinya. Saya tidak sebaik mereka, namun saya merasa hidup saya utuh. Guru kehidupan saya banyak dan saya ambil manfaat sesuai dengan kelebihan mereka masing-masing. Namun semua itu tidak ada artinya tanpa dukungan suami saya yang begitu sabar mendampingi saya mencapai passion saya dalam membantu masyarakat. Anak- anak juga luar biasa karena keempat anak saya adalah teman diskusi atas pekerjaan saya. Saya sangat terbuka kepada mereka dan sering melibatkan dalam berbagai pemecahan masalah,” urainya.

Coach ini membocorkan rencana dalam waktu dekat dan impiannya ke depan. “Untuk project, berbagi tentang ilmu GOLANGSING kepada para coach agar lebih banyak yang bisa menikmati. Untuk impian terbesar ke depannya, Golangsing bisa bermanfaat secara luas,” pungkasnya.

sumber : https://www.bernas.id/46894-hargailah-setiap-pencapaian-walau-itu-selangkah.html

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *