Tips Kenali Lapar Fisik


Tips kenali lapar fisik

Kenali sinyal LAPAR FISIK dan membedakannya dengan LAPAR EMOSI memang kadang membingungkan. Keduanya seolah mendatangkan sinyal tubuh terutama dibagian perut.

Nah seandainya itu terjadi, ada beberapa hal yang dapat dicermati sebagai Tips Kenali Lapar Fisik :

  1. APAKAH ANDA MAKAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN ENERJI atau MENGHIBUR DIRI

Coba tanyakan pada diri sendiri : “Saya mau makan karena tubuh saya sudah butuh enerji akibat seharian ini banyak kegiatan, atau saya hanya ingin beri makan pada perasaan saya saja agar lebih tenang dan nyaman?”

Coba sentuh bagian tubuh yang saat itu perlu diperhatikan. Kemana tangan anda mengarah? Kalau kebagian bahu, coba lakukan relaksasi minimal beberapa kali dibagian tersebut. Kalau menuju perut, yakinilah apa memang berbunyi atau bergerak? Jangan-jangan anda sedang bosan, marah atau ada yang dipikirkan sehingga cenderung cari makanan untuk menghibur diri.

Penuhilah kalau memang lapar fisik. Pilih makanan dengan mindful agar memenuhi standart variatif, moderat dan seimbang.

Namun kalau memang sedang bosan, coba lakukan sesuatu yang lebih produktif.Bosan itu pertanda anda butuh tantangan.

Begitu juga apabila sedang miliki perasaan tidak nyaman lainnya. Fokuslah pada apa yang perlu dilakukan selain makan.

mindful eating

  1. LAPAR FISIK atau LAPAR EMOSI

Tengok kembali Urutan Level Lapar di buku saya “Happy Eating GoLangsing”, coba cek sekarang berada di skala berapa. Apabila berada di level 4 yang berarti anda mulai lapar, apa buktinya? Adakah ciri-ciri sinyal fisik seperti perut keroncongan, enerji mulai turun, atau semacamnya. Kalau memang ada, makanlah.

Namun bila tidak ada tanda-tanda fisik, mungkin memang masih di LEVEL 5 bahkan skala diatasnya, yang berarti tidak ada makanan apapun yang akan menolong anda. Bisa jadi, malah membuat anda merasa bersalah.

Apabila merasakan seperti ini, cobalah minum sedikit air, atau minum air lemon agar menyegarkan . Vitamin C yang ada dalam lemon bisa sedikit membantu menenangkan saat sedang stress.

  1. MEMILIH YANG BERNUTRISI atau PRIORITASKAN RASA YANG MENYOLOK.

Orang yang lapar fisik dan makan di skala 5, biasanya akan lebih tenang memilih makanan yang variatif, moderat dan seimbang. Sedangkan yang emosional, biasanya memilih jenis makanan tertentu yang rasanya agak menyolok seperti yang manis-manis, yang gurih-gurih atau yang serba pedas.

Sebagai solusi, biasakan membawa bekal makanan yang sehat, segar dan bernutrisi. Karena makanan seperti ini membuat seseorang cepat puas tanpa harus makan banyak. (cek ‘Tubuh di desain untuk makan dengan tenang’)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *