Makan dengan Mindful


mindful eating

Terkadang seseorang makan tanpa merencanakan atau membina hubungan baik dengan makanan dan proses makannya. Padahal,  makan itu proses yang perlu disyukuri dan dinikmati sungguh sungguh.

Perhatikan beda mereka yang kurang mensyukuri proses makan dan orang yang mindful :

 

YANG KURANG BERSYUKUR

  • Heboh pilih makanan saat lapar
  • Senangnya yang cepat saji
  • Makan sambil jalan atau di mobil
  • Lebih memilih yang berkalori tinggi
  • Menganggap Perencanaan makan itu merepotkan

 

YANG MINDFUL

  • Memilih makanan dengan rencana matang dan ketenangan
  • Memilih dengan prinsip variatif, seimbang dan moderat
  • Mempersiapkan proses makan dengan baik
  • Menganggap perencanaan makan itu hal yang bijak dan menyenangkan

 

YANG KURANG BERSYUKUR

  • Makan di sembarang tempat
  • Makan dengan cepat
  • Makan sambil kerjakan yang lain
  • Makan saat galau, sedih, bosan dll
  • Tinggalkan sarapan
  • Makan karena keterdesakan
  • Habiskan semua yang ada di piring
  • Berpikir :”saya ingin manis../asin.. “dll
  • “Duh..Saya menyesal, besok lagi deh!”
  • Makan karena ingat masa lalu atau peristiwa tertentu.

 

 

                    YANG MINDFUL

  • Makan di tempat khusus
  • Makan dan mengunyah dengan tenang
  • Perhatian penuh pada proses makan
  • Mengenali kondisi perasaan/suasana hati sebelum makan
  • Mempersiapkan dan makan sesuai kapasitas tubuh
  • Tau betul apa yang tubuh inginkan
  • “Saya ingin yang manis, namun bukan itu tujuan saya makan”
  •  “Saya akan perbaiki sekarang juga!”
  • Selalu ingin mencoba makanan yang lebih bermanfaat bagi tubuh.

 

 

 YANG KURANG BERSYUKUR 

  • Selalu menyesal setiap keliru
  • Merasa tidak mungkin berhasil
  • Selalu saja fokus pada kesalahan
  • Melihat makanan sehat sebagai sesuatu yang mengerikan
  • Tidak puas dengan progress kecil dan lebih terobsesi pada kilogram.
                     YANG MINDFUL

  • Tau mana yang keliru dan selalu ‘move on’
  • Belajar dari kekeliruan untuk bisa lebih baik
  • Persiapkan rencana matang berdasarkan kekeliruan yang lalu
  • Selalu ingin meningkatkan kualitas makanan untuk bisa lebih sehat dan bugarSelalu menghargai tubuh untuk progress hari itu

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *