Lapar Mata Menghambat Langsing 2


Sebelum memutuskan untuk makan, sebaiknya kenali asal-muasal kenapa seseorang ingin makan. Jawaban yang paling banyak muncul adalah karena lapar, tapi lapar yang bagaimana? Banyak orang bingung saat diminta menjelaskan soal lapar adalah karena terdapat jenis lapar yang berbeda-beda. Jenis-jenis ini berhubungan dengan pengalaman dan keadaan sehari-hari. Ada yang karena sensasi, pemikiran bahkan emosi yang berasal dari tubuh, pikiran dan perasaan.

Pada dasarnya rasa lapar dipicu oleh keadaan fisik. Saat membutuhkan energi, sel-sel di tubuh kita meminta ”bahan bakar” agar bisa tetap berfungsi.

Seperti binatang yang hanya makan bila merasa lapar dan berhenti setelah merasa cukup. Namun manusia dilahirkan dengan karunia bisa merasa dan punya impuls rangsangan.

Manusia makan tidak hanya untuk bertahan hidup tapi juga untuk merasa bahagia dan puas. Manusia bisa merasa lapar melalui rangsangan penglihatan yang menggoda, air liur di ujung lidah, ingatan, penciuman yang sensitif dan masih banyak lagi.

Dalam keadaan sadar sebenarnya kita pasti sudah mengerti bahwa gambar makanan dalam tampilan menu di restoran dibuat dengan indah untuk memancing indera penglihatan dan pikiran hingga kita lupa bahwa kita sebenarnya sudah makan. Alhasil, keputusan yang diambil selanjutnya adalah memilih dan memesan salah satu menu tersebut karena lapar mata.

Seseorang cenderung memutuskan berapa banyak makanan yang mereka makan berdasarkan umpan balik dari mata. Mata akan memberi respon apakah sepotong tiramisu perlu dimakan seperempat, setengah atau dihabiskan semuanya. Dalam buku berjudul “Mindless Eating: Why We Eat More Than We Think”, Brian Wansink menjelaskan bahwa berdasarkan survei, orang yang diberikan popcorn melempem dalam mangkuk besar tetap akan menghabiskannya dan menambah 173 kalori lebih banyak dari mereka yang makan popcorn dalam mangkok sedang. Hal ini bisa terjadi walau mereka baru saja makan besar atau sebaliknya belum makan sama sekali. Intinya, mata dan penglihatan dapat mengesampingkan informasi yang sebenarnya kita butuhkan.

NUNNY HERSIANNA

Happy Eating, goLangsing!

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *