Cerita Elok turunkan Berat Badan 18 kg


 

Saya sharing bagaimana saya turun 18kg.  Saya mulai dari era 80an aja ya.  Ya, 80kg maksudnya. Karena Angka 80 kg lah yang menjadi wake up call saya.

Cerita Elok turunkan Berat Badan 18 kgKalau saya tidak merubah perilaku makan saya, angka ini terus akan terus bertambah. Waktu itu BB saya naik 9kg hanya dalam waktu hampir 4 bln. Untungnya saat itu ada undangan pernikahan yang saya gunakan sebagai alasan motivasi awal.
Saat itu saya tidak langsung merubah total apa yg sudah saya lakukan, yang jelas kata ‘mindful eating’ belum terlalu saya masukkan ke kepala, namun saya pegang esensinya.

Saat di berat 80kg saya biasa makan kenyang sampai level 15 ( baca: sdh tahu kenyang masih makan lagi dan lagi??).

Taunya kenyang aja, karena menurut saya itu yg paling mudah.

Saya percaya kalau saya mulai dari yang paling mudah dan akhirnya percaya diri sayapun meningkat. Dan dari situ sayapun meningkatkan GOAL saya lagi, perlahan demi perlahan.

Selain itu saya juga terus membayangkan dan mengingat seperti apa rasanya BB saya dulu waktu belum hamil yaitu di angka 60kg. Pola makan saya seperti apa, aktivitas saya seperti apa.

Mental block yang berhasil saya hilangkan adalah : “Bagaimana saya bisa makan dengan mindfull kalau tiap kali makan saya harus buru2,atau makan selalu di level 1 karena harus mengurus si kecil dulu.  Dan bagaimana saya bisa rutin olah raga seperti dulu sebelum hamil kalau waktu saya sdh habis untuk mengurus si kecil dan suami.”

Karena sering mengikuti Facebook mbak nunny dan sharing di grup tentang kekuatan berpikir positif, akhirnya pikiran itu saya rubah: “Heey…iya kamu tidak bisa yoga atau olah raga dll. Tapi kamu kan menyusui yang juga bisa menghabiskan beberapa ratus kalori. Belum lagi aktivitas mengurus dan menemani main si kecil itu saja dimaksimalkan, pasti bisa! Belum lagi kalau masak sendiri. Selain sarana move more, makanan juga menjadi lebih sehat.”   Dan ternyata pikiran ini yang membantu saya mengatasi rasa kewalahan sebagai ibu baru.  Saya belajar lebih enjoy dan sadar bahwa semuanya tidak harus sempurna. Oyaa, jujur sampai sekarang saya masih belum menyempatkan diri untuk olah raga rutin. Heheh jangan ditiru yaaaa ✌?✌??

Dan untuk mindful eating, jujur baru mulai ketemu lagi setelah diajak mindfull bareng2 di grup oleh mbak Nunny seminggu yang lalu. Sejak itu makan sudah tidak kalap lagi terutama kalau malam, karena malam adalah jam2 kritis saya.

Saat anak sudah tidur, biasanya galau, lelah, bosan, jenuh.Saat malam haripun rasanya maunya makaaan terus. Apalagi suami sering belikan cemilan malam hari.

Akhirnya, sayapun mencoba belajar lagi tentang bagaimana mengelola emosi, ternyata memang cuma perlu ngobrol santai dengan suami,bukan makan, hanya butuh tidur bukan makan…dan sebagainya.

Dan tadi malam saat suami enak-enaknya makan sate ayam dan bertanya :”Kamu tidak mau  makan?” , saya menjawab saja tanpa beban. (baca : ngga pakai nahan kepengen, enggak aku ngga lapar….(horeeeee✌?✌?).
Coba kalau saya tidak gabung grup, tidak bisa seperti ini. Saya banyak mencontek dari teman2 di grup alumni Golangsing. Banyak sekali cara yang tidak ter pikir sebelumnya.  Bagaimana cara makan agar lebih mindfull, bagaimana cara mengatasi emosi negatif dll.
Saya perlu waktu setahun untuk kembali ke BB saya sebelum hamil, rasanya itu memang waktu yg saya butuhkan, tapi sekarang perilaku saya berubah lebih baik, lebih positif dan lebih sayang sama tubuh ?.

Dan next…. goalnya dalah pengen ke BB ideal, impian dari sejak awal gabung HAPPY EATING GOLANGSING dan benar2 jadi perempuan yg langsing, sehat dan berenergi ??????

 

Diceritakan Elok Noorahmia di whatsapp Golangsing Support Group 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *