[Seharusnya]Diet tak sekedar ubah bentuk tubuh tapi prilaku


Jum’at, 29 November 2013 – 12:05 wib
Dwi Indah Nurcahyani – Okezone

 

imageINGIN sukses melakukan diet dalam waktu singkat? Jangan hanya fokus pada perubahan fisik yang Anda harapkan. Itu kuncinya.

Ya, selama ini banyak pelaku diet hanya menargetkan perubahan bentuk tubuh semata tanpa memikirkan apakah perilaku sehari-harinya buruk, termasuk dalam hal pola makan. Karenanya, pelaku diet perlu lebih dulu memahami esensi dari perilaku hariannya.

“Diet baiknya tak hanya mengubah tubuh saja, tapi juga mengubah perilaku. Jika sekadar mengubah bentuk tubuh, mustahil diet tercapai,” jelas Nunny Hersianna selaku CEO & Founder goLangsing Management kepada Okezone di Gedung HighEnd, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis, 28 November 2013.

Lebih lanjut Nunny menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang gemuk. Salah satunya yang populer ialah percaya pada mitos-mitos tertentu.

“Ketika dia mempercayai mitos-mitos tertentu atau keyakinan keliru tentang gaya hidup, maka bisa menjadi salah satu penyebab gemuk. Misalnya, percaya bahwa gemuk itu turunan, padahal itu lebih pada perilaku yang diturunkan. Ada lagi yang percaya jika gemuk itu sejahtera. Jika dia meyakini, maka tak masalah untuk tidak menurunkan berat badan,” katanya.

Mitos-mitos menyesatkan itu tentu jadi kendala para pelaku diet. Padahal, WHO sendiri mengungkapkan ada batasan berat badan ideal bagi seseorang.

“Biar gimana pun sehat itu ditunjukkan dari sisi-sisi medis, yakni berat badan ideal,” tutupnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *